Menerima kiriman barang dalam kondisi cacat produksi adalah salah satu risiko paling merugikan dalam bisnis impor. Sebetulnya, kejadian seperti ini sering kali bisa dihindari jika (Quality Control) QC barang tidak dilewatkan begitu saja sebelum barang meninggalkan gudang supplier. Pada dasarnya, tahap QC adalah kesempatan terakhir untuk memastikan produk sesuai spesifikasi sebelum kehilangan kendali penuh atas […]Baca Selengkapnya
Pembengkakan bea impor terjadi bukan karena barangnya mahal saja, tetapi juga cara pengirimannya yang tidak efisien. Salah satu penyebab paling umum adalah mengirim barang dari tiap supplier secara terpisah, padahal semuanya bisa digabung lebih dulu lewat gudang konsolidasi sebelum dikirim ke Indonesia. Fasilitas ini sering luput dari perhatian importir pemula. Mereka masih belum mengetahui metode […]Baca Selengkapnya
Bayangkan kamu hanya membeli beberapa item dari tiga supplier berbeda di China. Jika masing-masing dikirim sendiri-sendiri, biayanya bisa membengkak karena setiap pengiriman kena tarif minimum sendiri. Di sinilah consolidation shipment berperan sebagai solusi. Istilah ini sering muncul saat kamu berkonsultasi dengan forwarder. Tetapi, tidak semua importir paham bagaimana sebenarnya proses ini bekerja. Padahal, memahami mekanismenya […]Baca Selengkapnya
Banyak importir pemula panik begitu tahu barangnya belum juga sampai setelah tiga minggu, lalu langsung berpikir jalur laut itu pilihan buruk. Padahal justru sebaliknya. Untuk sebagian besar barang impor, jalur laut adalah metode paling masuk akal secara hitungan bisnis, asal kamu tahu jenis barang mana yang cocok memakainya. Tapi masalahnya, tidak sedikit yang memaksakan semua […]Baca Selengkapnya
Saat menentukan metode pengiriman, banyak pelaku usaha bertanya-tanya, apakah semua barang impor cocok dikirim via udara. Jawabannya, tidak semua barang perlu buru-buru dikirim lewat jalur udara meski hasilnya lebih cepat sampai. Umumnya, metode ini lebih ideal untuk barang yang berukuran kecil, bernilai tinggi, atau membutuhkan waktu pengiriman yang lebih singkat. Sebaliknya, barang dengan volume besar […]Baca Selengkapnya
Jika kamu baru memulai impor, istilah CBM (Cubic Meter) pasti sering muncul saat bertanya ongkir ke forwarder. Hal ini karena volume pengiriman menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi biaya kirim barang dari China, selain berat barang dan jenis layanan yang dipilih. Bahkan, barang yang bobotnya ringan bisa saja membutuhkan biaya lebih besar jika ukurannya […]Baca Selengkapnya
Taobao menawarkan jutaan produk dengan harga yang menarik, tetapi banyaknya pilihan juga membuat pembeli perlu lebih teliti. Di marketplace China ini, tidak semua penjual punya standar pelayanan dan kualitas produk yang sama. Ada toko yang memang terpercaya, tetapi ada pula yang menggunakan foto produk berlebihan, deskripsi tidak akurat, hingga ulasan yang kurang mencerminkan kondisi barang […]Baca Selengkapnya
Bagi importir yang sedang mencari produk dari China, memilih platform belanja tidak cukup hanya berdasarkan harga. Marketplace China seperti Taobao dan Tmall memang sama-sama berada dalam ekosistem Alibaba, tetapi karakter penjual, jenis produk, hingga pengalaman belanjanya cukup berbeda. Sekilas keduanya terlihat mirip. Tapi, jika tujuanmu bukan sekadar membeli satu atau dua barang, melainkan mencari produk […]Baca Selengkapnya
Mengimpor barang dari luar negeri memang, khususnya China, bisa membuka peluang bisnis yang menarik, terutama ketika kamu menemukan produk dengan harga kompetitif. Namun, prosesnya tidak berhenti pada memilih supplier dan melakukan pembayaran. Ada pengiriman internasional, dokumen, pemeriksaan barang, kepabeanan, hingga risiko biaya tambahan yang perlu diperhitungkan. Di sinilah pemilihan jasa impor menjadi penting. Sayangnya, banyak […]Baca Selengkapnya
Harga produk yang menarik dan pilihan barang yang nyaris tidak ada habisnya membuat China menjadi salah satu tujuan populer untuk sourcing. Namun, menemukan produk murah di marketplace seperti Alibaba, 1688, Taobao, atau Tmall hanyalah langkah awal. Setelah itu, masih ada negosiasi dengan supplier, pembayaran, pengecekan kualitas, pengiriman dari supplier ke gudang, hingga proses logistik menuju […]Baca Selengkapnya
Belanja produk dari China memang menawarkan banyak keuntungan, mulai dari pilihan barang yang sangat beragam hingga harga yang relatif kompetitif. Tapi, ada satu risiko yang sering dialami pembeli, terutama pemula, yaitu mendapatkan barang KW atau produk yang kualitasnya jauh berbeda dari ekspektasi. Risiko ini cukup relevan ketika berbelanja melalui marketplace China 1688, karena platform tersebut […]Baca Selengkapnya
Mencari supplier di Alibaba memang bisa membuka akses ke banyak produk dan harga grosir dari China. Namun, menemukan supplier saja belum cukup. Kamu juga perlu memastikan proses pembayaran, spesifikasi barang, hingga waktu pengiriman punya perlindungan yang jelas. Di sinilah Trade Assurance Alibaba menjadi salah satu fitur yang layak dimanfaatkan, terutama ketika nilai transaksi mulai besar. […]Baca Selengkapnya