Blog

Produk China yang Selalu Laris di Marketplace Indonesia, Apa Saja Itu?

Diposting oleh : : - Waktu Baca 10 menit
produk China
produk China

Marketplace Indonesia bukan lagi sekadar tempat mencari barang kebutuhan sehari-hari. Bagi pebisnis, marketplace juga menjadi laboratorium untuk melihat apa yang sedang dicari, dibeli, dan diulang pembeli. Dan sumber barang yang banyak dilirik adalah produk China, terutama karena pilihan produknya sangat beragam, harga kompetitif, serta produsen mampu mengikuti perubahan tren dengan cepat.

Tapi, ada satu hal yang perlu digarisbawahi, yaitu barang yang murah belum tentu otomatis laris. Produk yang punya peluang lebih besar biasanya punya kombinasi antara kebutuhan pasar, harga yang masuk akal, ukuran yang mudah dikirim, serta kemampuan untuk dipasarkan dengan menarik. Nah, apa saja kategori yang cenderung memiliki permintaan kuat di marketplace Indonesia?

Produk China Apa yang Selalu Laris di Marketplace Indonesia?

Apa barang dari China yang selalu laris di marketplace Indonesia? Jawabannya ternyata bukan hanya barang yang viral. Ada beberapa kategori punya permintaan relatif stabil karena menawarkan harga terjangkau, fungsi praktis, dan mudah dibutuhkan oleh konsumen sehari-hari. Apa itu?

1. Aksesori Gadget dan Smartphone

Aksesori smartphone termasuk kategori yang relatif aman untuk dipertimbangkan karena siklus kebutuhannya tidak berhenti ketika konsumen membeli ponsel baru. Casing, tempered glass, kabel data, holder, stand HP, ring holder, hingga pouch gadget masih punya pasar luas.

Menariknya, produk seperti ini juga memiliki karakteristik repeat purchase. Konsumen bisa membeli casing berbeda karena bosan dengan desain lama, sementara kabel atau tempered glass bisa kembali dibutuhkan karena rusak.

Tantangannya adalah persaingan harga yang sangat ketat. Karena itu, seller sebaiknya tidak hanya menjual barang yang sama persis dengan puluhan toko lain. Pilih desain tertentu, buat bundling, atau tawarkan variasi yang punya nilai tambah.

2. Peralatan Rumah Tangga 

Kategori household jadi salah satu pasar yang menarik karena berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari. Contohnya wadah penyimpanan, rak multifungsi, organizer, alat dapur silikon, perlengkapan kebersihan, hingga berbagai produk yang membantu membuat rumah lebih rapi.

Produk semacam ini sering punya keunggulan visual. Artinya, seller bisa menunjukkan fungsi barang melalui foto, video pendek, atau demonstrasi sebelum dan sesudah digunakan.

Tren marketplace juga menunjukkan bahwa barang sederhana bisa menjadi menarik ketika dikemas sebagai solusi. Misalnya, bukan sekadar menjual kotak penyimpanan, tetapi menawarkan “organizer untuk dapur sempit” atau “tempat penyimpanan kabel agar meja kerja lebih rapi”.

Baca juga: Cara Menemukan Produk Impor yang Potensial untuk Dijual Lagi

3. Fashion dan Aksesori

Fashion selalu menjadi kategori dengan volume pencarian yang besar, tetapi persaingannya juga tinggi. Pakaian kasual, tas, topi, dompet, ikat pinggang, kaus kaki, hingga aksesori rambut merupakan beberapa jenis barang yang relatif mudah ditemukan dari supplier China.

Keunggulan utamanya ada pada variasi. Supplier menyediakan banyak model, warna, dan desain sehingga seller punya lebih banyak pilihan untuk melakukan pengujian pasar.

Meski begitu, jangan langsung membeli terlalu banyak model. Lebih baik melakukan product testing dalam jumlah terbatas. Dari sana, lihat produk mana yang mendapatkan klik, wishlist, checkout, dan pembelian paling baik sebelum melakukan restock dalam jumlah besar.

4. Perlengkapan Otomotif

Pertumbuhan jumlah kendaraan ikut menciptakan kebutuhan terhadap aksesori otomotif. Produk seperti holder HP mobil, organizer kendaraan, cover, aksesori interior, lampu tertentu, hingga perlengkapan detailing bisa menjadi pilihan menarik. Kategori ini punya karakteristik berbeda dari fashion. Pembeli biasanya lebih memperhatikan kecocokan produk, ukuran, material, dan kompatibilitas.

Jadi, deskripsi produk harus sangat jelas. Jika sebuah aksesori hanya kompatibel dengan tipe kendaraan tertentu, jangan hanya menuliskannya di bagian deskripsi panjang. Informasi tersebut sebaiknya terlihat sejak judul, gambar, atau tabel spesifikasi.

5. Produk Lifestyle dan Barang Unik

Alasan produk China mudah masuk ke marketplace adalah kemampuan produsennya menghadirkan produk dengan desain yang mengikuti tren. Mulai dari aksesori meja kerja, perlengkapan travel, dekorasi kamar, stationery, hingga barang-barang kecil untuk kebutuhan hobi bisa menjadi peluang. Kategori ini menarik karena keputusan pembelian konsumen sering dipengaruhi oleh faktor visual dan “ingin punya”, bukan hanya kebutuhan dasar.

Tapi, produk viral punya risiko tersendiri. Ketika sebuah barang mulai ramai di media sosial, banyak seller biasanya ikut menjual barang yang sama. Akibatnya, harga semakin turun dan margin semakin tipis. Jadi, jangan hanya mengejar barang viral. Cari produk yang masih punya permintaan setelah tren mulai mereda.

Baca juga: Cara Menganalisis Tren Produk Sebelum Impor, Yuk, Cari Tahu!

Bagaimana Cara Mengetahui Produk yang Benar-Benar Laku?

Jangan hanya melihat jumlah produk yang terjual di satu toko. Untuk melakukan riset yang lebih serius, perhatikan indikator berikut!

  • Jumlah ulasan dan kecepatan pertambahannya

Produk China dengan ribuan ulasan memang terlihat menarik, tetapi produk yang ulasannya bertambah cepat juga patut diperhatikan karena menunjukkan adanya aktivitas penjualan.

  • Rasio harga dan biaya pengadaan

Harga jual di marketplace harus dibandingkan dengan harga supplier, ongkos pengiriman, bea masuk atau pungutan yang relevan, biaya marketplace, packaging, hingga biaya iklan.

  • Tingkat kompetisi

Jika ada ratusan seller menawarkan barang yang identik dengan harga hampir sama, perang harga kemungkinan sulit dihindari.

  • Dimensi dan berat barang

Barang berukuran kecil dan ringan biasanya lebih mudah dikelola dari sisi logistik. Sebaliknya, barang bulky bisa terlihat murah di supplier tetapi menjadi mahal setelah biaya pengiriman diperhitungkan.

  • Potensi repeat order

Barang habis pakai atau aksesori yang mudah diganti punya peluang pembelian berulang yang lebih baik dibanding barang yang hanya dibeli sekali.

Dengan pendekatan tersebut, riset tidak berhenti pada pertanyaan “barang ini laku atau tidak?”, tetapi berkembang menjadi “apakah barang ini layak saya jual dengan margin yang sehat?”

Produk Mana yang Sebaiknya Kamu Pilih?

Jadi, mencari produk China yang laris bukan berarti harus selalu mengejar produk yang sedang viral. Justru, peluang yang lebih menarik bisa datang dari barang sederhana yang memiliki kebutuhan konsisten tetapi belum terlalu jenuh.

Perhatikan demand, tingkat kompetisi, margin, ukuran barang, kualitas supplier, hingga biaya logistik sebelum menentukan pilihan. Jika semuanya sudah dihitung, keputusan membeli barang dalam jumlah besar akan jauh lebih rasional.

Nah, jika kamu sudah menemukan calon produk tetapi masih bingung bagaimana cara membelinya dari China sampai barang tiba di Indonesia, jangan khawatir, Ancala Logistic siap membantu. Kami menghadirkan jasa belanja untuk membantu cek supplier, negosiasi, pembayaran dengan RMB Express, sampai pengiriman ke Indonesia via laut (LCL dan FCL) atau udara (LCL).

Intinya, jangan hanya mencari barang murah, carilah yang punya pasar dan tetap menguntungkan setelah seluruh biaya dihitung. Yuk, hubungi kami dan kirimkan detail produknya!

FAQ

1. Apa saja produk China yang banyak diminati di marketplace Indonesia?

Beberapa kategori yang memiliki permintaan kuat antara lain aksesori gadget, perlengkapan rumah tangga, fashion, aksesori otomotif, dan produk lifestyle.

2. Apakah semua barang dari China cocok dijual di marketplace?

Tidak. Seller perlu mempertimbangkan permintaan pasar, persaingan, kualitas, regulasi, biaya logistik, ukuran barang, dan potensi margin sebelum membeli.

3. Bagaimana cara mencari barang yang berpotensi laris?

Lakukan riset marketplace dengan melihat jumlah penjualan, ulasan, tren pencarian, tingkat kompetisi, harga jual, serta potensi repeat order.

4. Apakah sebaiknya membeli barang dalam jumlah besar sejak awal?

Sebaiknya tidak langsung. Lakukan sample order atau pembelian dalam jumlah terbatas untuk menguji kualitas barang dan respons pasar terlebih dahulu.

5. Bagaimana cara membeli barang dari China untuk dijual di Indonesia?

Cari supplier melalui platform seperti 1688 atau Taobao, lakukan negosiasi dan pembayaran, pastikan kualitas barang, kemudian atur pengiriman dan proses impor ke Indonesia. Jika ingin lebih praktis, Ancala Logistic solusinya!

Banner Promosi

Artikel Terkait