Keputusan kunci dalam manajemen logistik adalah pemilihan moda transportasi. Memilih ekspedisi sesuai kebutuhan bisnis sangat penting bagi para eksportir. Ada banyak cara melakukan pengiriman antar negara untuk kegiatan ekspor baik melalui laut maupun udara. Semua jalur tersebut tentunya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Yuk kenali keunggulan ekspor via laut vs udara agar bisa menentukan mana jalur pengiriman yang tepat untuk bisnismu.
Keunggulan Ekspor Via Laut VS Udara
1. Jalur Laut (Ocean Freight)
Jalur laut masih menjadi jalur pengiriman ekspor yang paling banyak digunakan. Di Indonesia kegiatan ekspor mayoritas menggunakan moda transportasi laut. Dilansir dari Badan Pusat Statistik, ekspor jalur laut berkontribusi sebesar 94.66% dari total ekspor Indonesia pada tahun 2021.
Keunggulan dari pengiriman jalur laut adalah dapat mengangkut muatan dengan kuantitas besar sekaligus dan bisa untuk semua kategori barang. Saat diangkut di atas kapal, barang diletakkan dalam kontainer besar. Jalur laut cocok untuk ekspor komoditas umum dan barang low value. Selain itu, harga pengiriman relatif lebih terjangkau dibandingkan jalur lainnya dan dapat melayani banyak rute di berbagai negara.
Kekurangan jalur laut adalah waktu pengirimannya relatif lama. Hal ini karena banyaknya proses yang harus dilalui, seperti proses loading, sandar, hingga bongkar muat.
2. Jalur Udara (Air Freight)
Bagi Kanca yang menginginkan pengiriman cepat dapat menggunakan jalur udara karena barang dapat sampai dalam kurun 1-5 hari saja. Berbeda dengan pengiriman via laut yang menerima semua kategori barang, komoditas barang yang bisa dikirim melalui jalur udara cukup terbatas. Umumnya, mode pengiriman udara ini dipakai untuk barang yang bernilai tinggi (high value) seperti dokumen dan produk tidak tahan lama seperti makanan.
Selain cepat sampai, kelebihan lain pengiriman jalur udara adalah dapat melakukan pengiriman dari dan ke berbagai penjuru dunia. Saat ini sudah banyak kota industri yang memiliki bandara untuk kepentingan ekonomi negaranya sehingga semakin memudahkan pengiriman.
Penghematan waktu memang menjadi kelebihan jalur udara. Namun, hal itu juga sepadan dengan biaya pengiriman yang lebih mahal. Terlebih pengiriman jalur udara dihitung berdasarkan berat per kilogram dan dimensi barang sehingga kurang cocok untuk komoditas dengan kuantitas besar.

Pertimbangan Memilih Jalur Laut atau Udara
Pengiriman baik melalui jalur laut ataupun udara memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri. Namun, sebelum Kanca memutuskan akan menggunakan mode pengiriman mana, alangkah baiknya untuk mempertimbangkan hal-hal berikut agar pilihan transportasi yang dipilih adalah yang terbaik bagi bisnis Kanca.
a. Jenis dan skala barang
Hal pertama yang harus Kanca pertimbangkan adalah jenis dan skala barang. Semakin banyak skala barang yang dikirim maka semakin murah biayanya. Jika barang yang akan dikirim banyak dan berdimensi besar maka ada baiknya menggunakan mode laut yang lebih menguntungkan.
b. Urgensi barang
Selanjutnya, penting untuk memperhatikan seberapa urgensi barang tersebut. Jika Kanca ingin mengekspor barang urgensi tinggi seperti makanan yang mudah rusak/basi atau dokumen penting, menggunakan moda udara tentunya akan lebih cepat sampai tujuan. Jika ingin mengekspor barang dari Cina seperti pakaian yang tidak dibutuhkan dalam waktu cepat, maka pilihan moda laut adalah yang terbaik.
c. Budget usaha
Selain melihat skala dan urgensi barang, hal yang tak kalah dipertimbangkan adalah budget atau anggaran. Semua biaya mulai dari tarif pengiriman barang, bea masuk hingga pajak harus dihitung secara cermat untuk mengetahui moda transportasi apa yang memiliki biaya total ekspor barang yang lebih ekonomis.
d. Peraturan Pemerintah
Kegiatan pengiriman dari dan ke luar negeri tentunya memiliki regulasi khusus yang diatur oleh pemerintah. Kebijakan yang seringkali berubah-ubah bisa saja memudahkan atau bahkan menyulitkan para eksportir. Maka Kanca harus up to date untuk memantau perkembangan regulasi yang ada.
Itulah keunggulan ekspor via laut vs udara beserta pertimbangan untuk memilihnya. Baik moda pengiriman melalui laut maupun udara, keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Hal yang pasti ada banyak faktor yang dapat dipertimbangkan agar Kanca dapat memilih moda pengiriman yang paling tepat. Bagi anda eksportir pemula yang ingin mengirim barang namun masih ragu memilih moda transportasi dapat menghubungi Ancala Logistic. Tim kami akan mengarahkan dan memberi solusi terbaik untuk mengatasi kendala anda.

2 replies on “Ekspor Via Laut vs Udara, Lebih Baik Mana?”
min mau ekspor kopi via udara bisa?
Silahkan hubungi Tim Ancala ya kak rudy! 🙂