Banyak orang yang baru mulai bisnis sering berpikir jika impor dari luar negeri harus dalam jumlah besar dan modal ratusan juta. Padahal kenyataannya, sekarang kamu sudah bisa mulai impor dengan kuantitas kecil, bahkan hanya beberapa kilogram saja. Nah, pertanyaannya, sebenarnya berapa minimal order untuk impor dari China?
Jawabannya ternyata tidak sesederhana harus sekian pcs atau minimal satu kontainer. Semua tergantung jenis barang, metode pengiriman, supplier, hingga sistem logistik yang digunakan. Nah, jika kamu salah memahami hal ini, biaya impor justru bisa membengkak dan membuat margin bisnis jadi tipis. Untuk itu, yuk, cari tahu jawabannya dalam pembahasan berikut!
Minimal Order Impor Tidak Selalu Ditentukan Supplier
Banyak supplier di platform seperti Alibaba atau 1688 memang mencantumkan MOQ (Minimum Order Quantity). Namun, MOQ ini sebenarnya lebih fleksibel daripada yang dibayangkan.
Ada supplier yang menetapkan minimal 100 pcs, ada juga yang menerima order kecil untuk kebutuhan sample atau testing market. Bahkan beberapa supplier bersedia negosiasi jika kamu terlihat serius sebagai calon buyer.
Yang sering jadi batas utama justru bukan suppliernya, melainkan biaya logistik dan pengiriman. Semakin kecil barang yang dikirim, biasanya ongkos per unit akan terasa lebih mahal. Karena itu, banyak importir pemula memilih sistem LCL (Less than Container Load), yaitu pengiriman gabungan dengan barang milik importir lain. Sistem ini memungkinkan tetap bisa impor tanpa harus memenuhi satu kontainer penuh.
Berapa Minimal Order untuk Impor dari China?
Jika bicara teknis, saat ini banyak forwarder membuka pengiriman dengan minimum sangat kecil. Ada yang mulai dari 0,1 CBM untuk jalur laut dan 1 kg untuk pengiriman udara. Artinya, kamu sebenarnya sudah bisa mulai impor barang dari China meski masih tahap coba pasar atau reseller kecil-kecilan.
Namun, secara bisnis ada angka ideal yang sebaiknya diperhatikan, yaitu:
- Untuk produk ringan dan kecil minimal mulai dari 20–50 pcs agar biaya logistik lebih masuk akal.
- Untuk barang bulky atau besar, hitungan biasanya menggunakan CBM, bukan jumlah pcs.
- Untuk produk custom, supplier biasanya meminta MOQ lebih tinggi karena ada biaya produksi khusus.
Jadi, walaupun secara teknis bisa kirim sedikit, kamu tetap perlu menghitung total landed cost agar bisnis tetap untung.
Apakah Bisa Impor Tanpa Kontainer Penuh?
Bisa. Bahkan ini jadi metode yang paling sering digunakan oleh pebisnis pemula. Pengiriman tanpa kontainer penuh disebut LCL. Barang kamu akan digabung dengan barang milik importir lain dalam satu kontainer sehingga biaya pengiriman jadi lebih hemat.
Metode ini cocok untuk:
- Pebisnis online shop
- Reseller
- Importir pemula
- Testing produk baru
- Pengiriman sample
Tapi, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Dalam sistem LCL, biaya tambahan seperti handling, customs clearance, dan storage kadang bisa muncul jika tidak dijelaskan sejak awal. Karena itu, memilih forwarder terpercaya jadi faktor yang sangat penting.
Faktor yang Menentukan Minimal Order
Sebelum mulai impor dari China, pahami bahwa minimal order tidak ditentukan oleh satu faktor saja. Ada beberapa hal yang memengaruhinya, yaitu:
1. Jenis Barang
Produk elektronik, kosmetik, makanan, atau barang dengan regulasi khusus biasanya memiliki syarat impor lebih ketat dibanding barang umum. Semakin kompleks izin yang dibutuhkan, biasanya semakin besar biaya handling-nya.
2. Metode Pengiriman
Pengiriman udara cocok untuk barang ringan dan cepat sampai, tapi ongkosnya lebih mahal. Sedangkan jalur laut lebih hemat untuk volume besar.
3. Sistem Pengiriman
LCL cocok untuk kuantitas kecil, sedangkan FCL (Full Container Load) lebih ideal untuk importir dengan volume besar dan rutin.
4. Supplier dan Negosiasi
Tidak semua MOQ bersifat mutlak. Supplier sering memberi fleksibilitas jika kamu punya potensi repeat order.
Jadi, minimal order untuk impor dari China sebenarnya tidak selalu harus besar. Saat ini kamu bahkan bisa mulai dari jumlah kecil menggunakan sistem LCL atau pengiriman udara. Yang paling penting bukan sekadar jumlah barangnya, tetapi bagaimana kamu menghitung total biaya, memilih supplier yang tepat, dan menggunakan layanan logistik yang aman serta transparan.
Jangan bingung mencari partner logistik, kamu bisa andalkan Ancala Logistic. Kami siap membantu kebutuhan impor dari China mulai dari pengiriman LCL via laut dan udara, FCL via laut, customs clearance, hingga layanan jasa belanja dan transfer RMB. Jadi, proses beli barang dari supplier China bisa lebih mudah, aman, dan efisien tanpa ribet urus semuanya sendiri.
Yuk, hubungi kami untuk mulai konsultasikan kebutuhan impor bisnismu sekarang juga!
