Blog

Apa Itu Consolidation Shipment? Yuk Cari Tahu!

Diposting oleh : : - Waktu Baca 7 menit
consolidation shipment
consolidation shipment

Bayangkan kamu hanya membeli beberapa item dari tiga supplier berbeda di China. Jika masing-masing dikirim sendiri-sendiri, biayanya bisa membengkak karena setiap pengiriman kena tarif minimum sendiri. Di sinilah consolidation shipment berperan sebagai solusi.

Istilah ini sering muncul saat kamu berkonsultasi dengan forwarder. Tetapi, tidak semua importir paham bagaimana sebenarnya proses ini bekerja. Padahal, memahami mekanismenya bisa membantu kamu menyusun strategi belanja yang jauh lebih hemat. 

Nah, kira-kira bagaimana konsep proses ini? Yuk, kita bedah supaya kamu bisa memanfaatkannya dengan tepat!

Apa Itu Consolidation Shipment?

Consolidation shipment adalah metode pengiriman dengan menggabungkan barang dari beberapa pengirim dalam satu kontainer atau pengiriman. Metode ini biasanya digunakan ketika jumlah barang dari satu importir belum cukup untuk memenuhi kapasitas satu kontainer penuh. Dalam praktiknya, barang akan dikumpulkan di gudang konsolidasi, kemudian digabung dengan barang milik importir lain sebelum dikirim ke negara tujuan. Setelah sampai, barang akan dipisahkan kembali sesuai pemiliknya.

Metode ini cocok untuk importir dengan volume barang kecil hingga menengah karena biaya pengiriman lebih hemat dibandingkan menyewa satu kontainer penuh.

Apa Bedanya dengan LCL?

Banyak yang mengira keduanya adalah dua metode yang berbeda, padahal sebenarnya saling berkaitan erat. Consolidated shipping merujuk pada prosesnya, yaitu mengumpulkan barang dari berbagai pengirim atau supplier sebelum digabungkan ke dalam satu kontainer.

Sementara itu, LCL (Less than Container Load) adalah istilah yang menggambarkan status muatan setelah proses konsolidasi tersebut selesai. Jadi, setiap pengiriman LCL pada dasarnya sudah melalui proses konsolidasi terlebih dahulu, hanya saja penyebutannya berbeda tergantung sisi mana yang sedang dibahas, prosesnya atau hasil akhirnya.

Bagaimana Cara Kerja Consolidated Shipping?

Cara kerja dari proses konsolidasi ini sebenarnya cukup sederhana jika dijabarkan langkah demi langkah. Bagaimana saja itu?

  1. Forwarder mengumpulkan barang dari berbagai pengirim atau supplier yang berlokasi di area yang sama
  2. Semua barang tersebut disimpan sementara di gudang konsolidasi
  3. Setelah kapasitas kontainer terisi cukup penuh, barang-barang tersebut digabungkan dalam satu kontainer
  4. Kontainer dikirim bersamaan menuju pelabuhan tujuan
  5. Di negara tujuan, barang dipisahkan kembali sesuai penerima masing-masing

Proses inilah yang membuat biaya per unit menjadi lebih murah dibanding jika kamu mengirim sendiri-sendiri dalam jumlah kecil. Semakin banyak pengirim yang bergabung dalam satu kontainer, semakin efisien pula biaya yang bisa ditekan untuk masing-masing pihak.

Tantangan yang Perlu Kamu Perhatikan!

Meski memiliki banyak keuntungan, kamu juga harus memperhatikan beberapa tantangan berikut yang perlu diwaspadai sebelum memilih metode ini!

1. Jadwal Keberangkatan yang Tidak Selalu Rutin

Tidak semua forwarder menyediakan layanan konsolidasi secara rutin. Kamu perlu memastikan jadwal keberangkatan konsolidasi cocok dengan kebutuhan bisnismu, terutama jika mengejar momentum penjualan tertentu.

2. Proses Pemisahan Barang di Gudang Tujuan

Proses pemisahan barang di gudang tujuan terkadang membutuhkan waktu tambahan, terutama jika volume kiriman sedang tinggi. Semakin banyak pengirim yang tergabung dalam satu kontainer, semakin lama pula proses sortir sebelum barang diteruskan ke masing-masing penerima.

3. Kelengkapan Dokumentasi Tiap Barang

Dokumentasi setiap barang tetap harus jelas meski digabung dalam satu kontainer. Kesalahan pencatatan bisa membuat proses pemisahan barang jadi lebih rumit dan memakan waktu di pelabuhan tujuan, jadi pastikan kamu selalu meminta bukti dokumentasi lengkap dari forwarder sebelum barang dikirim, termasuk packing list dan invoice dari masing-masing supplier.

Jadi, Apakah Consolidation Shipment Cocok untuk Impor Kamu?

Jika barang yang kamu impor belum terlalu banyak, consolidation shipment bisa menjadi pilihan yang lebih efisien. Barang dari beberapa supplier bisa digabung dalam satu pengiriman, sehingga kamu tidak perlu membayar biaya pengiriman secara terpisah untuk setiap barang. Namun, pastikan kamu memilih forwarder yang punya proses konsolidasi jelas, jadwal pengiriman teratur, dan dokumentasi yang rapi.

Nah, kabar baiknya, Ancala Logistic siap menjadi partner bisnis impormu. Kami menyediakan layanan pengiriman melalui jalur laut, termasuk LCL via laut dan udara dan FCL, serta membantu proses pengiriman hingga bea cukai. Kami juga sudah terbiasa menjalankan proses konsolidasi, mulai dari mengumpulkan barang di gudang China, menyusun jadwal keberangkatan, sampai memisahkan kembali barang sesuai penerima begitu tiba di Indonesia.

Intinya, konsolidasi bukan sekadar menggabungkan barang dalam satu kontainer, tetapi juga menjadi salah satu strategi untuk membuat biaya dan proses impor lebih efisien. Jadi, sudah siap membuat pengiriman barang dari China lebih hemat dan praktis bersama Ancala Logistic?

FAQ 

1. Apakah consolidation shipment lebih hemat?

Ya. Metode ini bisa lebih hemat karena kamu hanya membayar ruang yang digunakan, bukan biaya satu kontainer penuh.

2. Apakah consolidated shipping aman untuk barang mudah pecah?

Aman, asalkan menggunakan kemasan pelindung yang sesuai, karena barang tetap melewati proses bongkar muat di gudang konsolidasi.

3. Berapa lama waktu tunggu di gudang konsolidasi?

Bervariasi tergantung forwarder, biasanya mengikuti jadwal keberangkatan rutin mingguan atau dua mingguan.

4. Apakah biaya consolidated shipping selalu lebih murah dari FCL?

Untuk volume kecil, iya. Namun jika volumemu sudah mendekati kapasitas satu kontainer penuh, FCL bisa jadi lebih hemat per unit.

5. Siapa yang cocok menggunakan layanan consolidated shipping?

Importir dengan volume barang kecil hingga menengah, terutama yang membeli dari beberapa supplier berbeda dalam satu waktu.

Banner Promosi

Artikel Terkait