Menentukan kapan waktu yang tepat untuk impor dari China bukan sekadar memilih bulan ketika harga barang sedang murah. Ada faktor lain yang ikut menentukan kelancaran proses impor, mulai dari jadwal produksi supplier, hari libur nasional China, kapasitas gudang, sampai ketersediaan transportasi.
Bagi pelaku bisnis, salah memilih waktu bisa membuat barang terlambat datang ketika stok sedang dibutuhkan. Sebaliknya, memahami kalender produksi China membantu kamu menyusun pembelian dengan lebih terencana. Jadi, kapan sebenarnya waktu yang paling ideal?
Apakah Ada Waktu Terbaik untuk Impor dari China?
Tentu ada, tetapi tidak selalu sama untuk setiap bisnis. Umumnya, periode setelah pabrik kembali beroperasi secara normal dan sebelum memasuki masa libur besar menjadi waktu yang relatif lebih nyaman untuk melakukan pemesanan. Tapi, kamu tetap perlu melihat jenis produk, lead time produksi, target penjualan, serta metode pengiriman.
Salah satu periode yang perlu mendapat perhatian khusus adalah Chinese New Year atau Tahun Baru Imlek. Dampaknya terhadap produksi bisa jauh lebih panjang dibandingkan durasi libur resminya. Pabrik biasanya mulai mengurangi kapasitas sebelum libur dan membutuhkan waktu untuk kembali ke kapasitas normal setelahnya.
Artinya, jangan hanya melihat tanggal merah di kalender. Yang perlu dihitung adalah effective production window, yaitu waktu ketika supplier benar-benar mampu memproduksi dan menyiapkan pesanan sesuai kapasitas normal.
Januari–Februari
Jika kamu punya rencana impor dari China dalam jumlah besar, Januari hingga Februari membutuhkan perencanaan ekstra. Chinese New Year mengikuti kalender lunar sehingga tanggalnya berubah setiap tahun. Yang perlu diperhatikan bukan hanya minggu ketika libur berlangsung, tetapi juga periode sebelum dan sesudahnya.
Menjelang libur, supplier biasanya mengejar penyelesaian pesanan. Kapasitas produksi semakin padat, sementara pekerja mulai pulang ke daerah asal. Setelah libur, produksi juga tidak selalu langsung kembali 100 persen karena pekerja kembali secara bertahap dan beberapa supplier perlu melakukan penyesuaian operasional.
Untuk barang yang harus tersedia pada Februari atau Maret, pemesanan sebaiknya sudah direncanakan jauh sebelumnya. Jangan menunggu sampai mendekati hari libur baru melakukan pembayaran dan produksi. Kamu bisa tanyakan langsung kepada supplier kapan tanggal terakhir menerima order, kapan produksi berhenti, dan kapan benar-benar kembali ke kapasitas normal.
Maret–Mei
Setelah periode Chinese New Year berlalu dan aktivitas pabrik kembali stabil, Maret hingga sebelum libur besar berikutnya menjadi periode yang lebih fleksibel untuk pemesanan.
Bukan berarti setiap supplier pasti lebih murah atau pengiriman otomatis lebih cepat. Tapi, dari sisi perencanaan, kamu cenderung memiliki ruang waktu yang lebih baik untuk melakukan sourcing, negosiasi, produksi, quality control, hingga pengiriman.
April dan Mei tetap perlu memperhatikan beberapa hari libur di China, termasuk Qingming Festival dan Labour Day. Dampaknya biasanya lebih pendek dibandingkan Chinese New Year, tetapi tetap memangkas beberapa hari produksi atau operasional.
Periode ini cocok dimanfaatkan untuk:
- menguji supplier baru;
- melakukan pemesanan rutin;
- menyiapkan stok untuk beberapa bulan ke depan;
- mengevaluasi kualitas barang dari pengiriman sebelumnya;
- pemesanan jumlah lebih besar jika permintaan mulai meningkat.
Dengan begitu, bisnis tidak hanya membeli ketika stok sudah habis, tetapi mulai membangun pola restock berdasarkan kebutuhan dan lead time.
Baca juga: 7 Tanda Kamu Butuh Jasa Impor daripada Mengurus Sendiri
Juni–Agustus
Juni sampai Agustus juga menjadi pilihan menarik untuk impor dari China, khususnya bagi bisnis yang membutuhkan waktu untuk menyiapkan stok menjelang periode penjualan yang lebih ramai. Meski demikian, jangan menganggap periode ini sebagai musim sepi yang pasti membuat semua supplier punya kapasitas kosong. Kondisi setiap industri dan pabrik berbeda. Beberapa supplier bisa saja tetap memiliki antrean produksi yang panjang.
Di sinilah pentingnya melihat lead time aktual, bukan sekadar estimasi yang tertulis di katalog atau marketplace. Misalnya, supplier mengatakan produksi membutuhkan 15 hari. Dalam praktiknya, kamu masih perlu menghitung waktu komunikasi, pembayaran, pengecekan spesifikasi, QC, konsolidasi barang, pengurusan pengiriman, hingga perjalanan menuju Indonesia. Jadi, jika barang dibutuhkan pada Oktober, jangan baru memesan pada akhir September.
September–Oktober
Selain Chinese New Year, ada satu periode yang tidak boleh dilewatkan dalam kalender impor, yaitu National Day Golden Week pada awal Oktober. Libur nasional ini secara resmi berlangsung selama sekitar satu minggu, tetapi dampaknya terhadap aktivitas pabrik dan logistik dapat terasa lebih luas. Produksi melambat sebelum libur, sementara aktivitas logistik juga membutuhkan waktu untuk kembali normal setelahnya.
Untuk bisnis yang membutuhkan barang pada Oktober, lebih aman menyelesaikan produksi dan proses pengiriman sebelum memasuki periode tersebut.
Ada alasan lain untuk tidak terlalu mepet. Menjelang Golden Week, permintaan terhadap kapasitas produksi dan pengiriman bisa meningkat. Jadi, meskipun supplier masih mengatakan bisa produksi, bukan berarti barang otomatis berangkat sesuai tanggal yang kamu inginkan.
Impor Lebih Terencana Bersama Ancala Logistic!
Jika kamu baru mulai atau ingin proses impor dari China lebih terstruktur, jangan hanya fokus mencari supplier dengan harga paling rendah. Alur setelah menemukan barang juga perlu diperhatikan.
Ancala Logistic menyediakan jasa belanja untuk membantu kebutuhan bisnis mulai dari sourcing, komunikasi dan negosiasi dengan supplier, pembelian, hingga pengecekan spesifikasi produk. Ini tentu bisa membantu ketika kamu ingin menyusun pembelian dari China tanpa harus menangani setiap tahap seorang diri.
Selain itu, kami juga memiliki layanan pendukung seperti QC, customs clearance, konsolidasi, hingga pengiriman Door to Door. Jadi, waktu pemesanan bisa direncanakan bersamaan dengan kebutuhan logistiknya, bukan dipikirkan setelah barang selesai diproduksi.
Jadi, waktu terbaik untuk impor bukan sekadar soal memilih bulan tertentu. Yang paling penting adalah memahami kalender supplier, menghitung lead time dari awal sampai barang tiba, dan memberi buffer sebelum stok benar-benar dibutuhkan. Dengan perencanaan yang matang dan partner logistik yang tepat, proses impor dari China jauh lebih terkontrol.
FAQ
1. Kapan waktu terbaik untuk impor dari China?
Maret hingga Agustus relatif lebih fleksibel karena tidak berdekatan dengan Chinese New Year atau Golden Week.
2. Mengapa Chinese New Year bisa mengganggu proses impor?
Karena dampaknya tidak hanya terjadi selama libur resmi. Pabrik mengurangi produksi sebelum libur dan membutuhkan waktu untuk kembali ke kapasitas normal setelahnya.
3. Apakah Golden Week China memengaruhi pengiriman barang?
Ya, memengaruhi aktivitas pabrik, supplier, transportasi domestik, dan proses logistik sehingga jadwal pengiriman perlu disiapkan lebih awal.
4. Berapa lama sebelum barang dibutuhkan sebaiknya mulai memesan?
Tergantung produk dan supplier. Untuk produk custom atau dengan proses produksi panjang, persiapan dapat membutuhkan waktu beberapa bulan. Untuk produk ready stock, waktunya bisa lebih singkat.
5. Apakah Ancala Logistic bisa membantu proses pembelian barang dari China?
Bisa. Ancala Logistic menyediakan jasa belanja yang mencakup sourcing, komunikasi dengan supplier, negosiasi, bantuan pembelian, dan pengecekan spesifikasi produk, serta layanan logistik pendukung lainnya.
