Blog

Cara Menekan Biaya Pengiriman Barang Tanpa Mengorbankan Kecepatan

Diposting oleh : : - Waktu Baca 6 menit
pengiriman barang
pengiriman barang

Banyak pelaku usaha berpikir bahwa satu-satunya cara menghemat ongkir adalah dengan memilih jalur yang lebih lambat. Padahal, ada beberapa celah yang bisa dimanfaatkan agar biaya pengiriman barang tetap terjangkau tanpa harus mengorbankan waktu tunggu yang lebih lama.

Kuncinya ada pada bagaimana kamu mengelola detail-detail kecil sebelum barang benar-benar dikirim, bukan sekadar memilih jalur termurah begitu saja. Yuk perhatikan beberapa strategi yang bisa kamu terapkan!

Kenapa Biaya dan Kecepatan Sering Dianggap Trade-off

Anggapan ini muncul karena secara umum, jalur udara memang lebih mahal dibanding laut, sementara jalur laut butuh waktu jauh lebih lama. Akibatnya, banyak importir merasa harus memilih salah satu di antara keduanya.

Padahal, biaya pengiriman tidak semata-mata ditentukan oleh jalur yang dipilih. Faktor seperti dimensi kemasan, waktu pengiriman, dan cara barang dikonsolidasikan justru sering kali punya pengaruh lebih besar terhadap total biaya dibanding sekadar memilih laut atau udara.

Strategi Menekan Biaya Pengiriman Barang Tanpa Menunggu Lebih Lama

Agar kamu tidak terus bertanya-tanya, berikut lima strategi yang patut dilakukan agar bisa meminimalkan biaya pengiriman dari luar negeri! 

1. Optimalkan Kemasan Sesuai Dimensi Volumetrik

Banyak forwarder menghitung biaya berdasarkan berat volumetrik, bukan hanya berat aktual barang. Kemasan yang terlalu besar dengan banyak ruang kosong justru bisa membuat biaya kirim membengkak meski barangnya ringan. Jadi, sesuaikan ukuran kardus dengan produk agar tidak ada ruang terbuang percuma.

2. Konsolidasikan Pengiriman dari Beberapa Supplier

Daripada mengirim barang dari tiap supplier secara terpisah, gabungkan dalam satu pengiriman melalui gudang konsolidasi. Cara ini tidak memperlambat proses secara signifikan, tetapi bisa menekan biaya karena tarif dihitung berdasarkan volume gabungan, bukan tarif minimum per paket kecil.

Baca juga: Mengapa Gudang Konsolidasi Penting dalam Impor? 

3. Hindari Musim Puncak Pengiriman

Menjelang Tahun Baru China, Double 11, atau akhir tahun, volume pengiriman barang internasional melonjak tajam dan membuat tarif ikut naik. Terkadang bisa sampai dua hingga tiga kali lipat dari harga normal. Merencanakan jadwal belanja di luar periode ini bisa membantu menekan biaya tanpa perlu mengorbankan kecepatan pengiriman itu sendiri.

4. Sesuaikan Jumlah Order untuk Menekan Biaya per Unit

Membeli dalam jumlah lebih besar sering kali menurunkan biaya kirim per unit secara signifikan. Misalnya, ongkir untuk 10 unit bisa saja setara dengan ongkir untuk 100 unit jika volume totalnya belum mencapai batas tarif tertentu, sehingga menambah kuantitas pesanan justru membuat biaya per unit lebih hemat.

5. Kombinasikan Jalur Laut dan Udara Sesuai Kebutuhan

Tidak semua barang dalam satu pesanan harus dikirim lewat jalur yang sama. Barang dengan urgensi tinggi bisa dikirim lewat udara, sementara sisanya yang tidak mendesak dikirim lewat laut. Kombinasi ini membantu menjaga kecepatan untuk barang prioritas tanpa membuat seluruh biaya pengiriman membengkak.

Apakah Memilih Forwarder Termurah Selalu Menghemat Biaya?

Memilih forwarder termurah belum tentu akan menghemat biaya impor kamu. Tarif termurah kadang tidak mencakup biaya tambahan seperti handling, penyimpanan, atau biaya dokumen yang baru muncul belakangan. Akibatnya, total biaya akhir bisa saja lebih mahal dibanding forwarder dengan tarif awal sedikit lebih tinggi tapi sudah transparan sejak awal.

Sebelum memutuskan, mintalah rincian biaya secara lengkap, bukan hanya tarif dasar per kilogram atau CBM. Dengan begitu, kamu bisa membandingkan penawaran secara adil antar forwarder.

Jadi, menekan biaya pengiriman barang ternyata tidak harus berarti menunggu lebih lama. Kombinasi antara kemasan yang efisien, konsolidasi pengiriman, dan waktu belanja yang tepat bisa membantu menjaga biaya tetap rendah tanpa mengorbankan kecepatan barang sampai ke tanganmu.

Nah, jika kamu sedang mencari forwarder yang menyediakan pengiriman konsolidasi dan manajemen yang terstruktur, Ancala Logistic solusinya! Kamu bisa menggunakan layanan pengiriman LCL (Less than Container Load) via laut atau udara yang bisa disesuaikan dengan urgensi dan volume barangmu. Dengan bantuan kami, kamu bisa menghemat biaya pengiriman lebih banyak, loh.

Jadi tunggu apalagi? Yuk, hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan pengiriman yang paling pas antara biaya dan waktu!

FAQ

1. Apa itu berat volumetrik dalam pengiriman barang?

Berat volumetrik adalah hasil perhitungan berdasarkan dimensi kemasan, bukan berat aktual barang, yang digunakan forwarder untuk menentukan tarif pengiriman.

2. Kapan waktu terbaik untuk menghindari lonjakan tarif kirim?

Sebaiknya hindari periode menjelang Tahun Baru China, Double 11, dan akhir tahun karena volume pengiriman internasional sedang tinggi.

3. Apakah konsolidasi pengiriman memperlambat proses?

Tidak signifikan, karena forwarder biasanya sudah punya jadwal keberangkatan rutin untuk pengiriman konsolidasi.

4. Bagaimana cara mengetahui total biaya pengiriman yang sebenarnya?

Minta rincian biaya lengkap dari forwarder, termasuk biaya handling, dokumen, dan penyimpanan, bukan hanya tarif dasar per kilogram atau CBM.

5. Apakah bisa mengirim sebagian barang lewat udara dan sisanya lewat laut?

Bisa, terutama jika ada barang dengan urgensi tinggi yang perlu sampai lebih cepat dibanding barang lain dalam pesanan yang sama.

Banner Promosi

Artikel Terkait